Aksilingkungan.id – Sepekan terakhir, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memperingatkan potensi banjir rob di beberapa daerah. Sebenarnya, hutan mangrove adalah benteng alami yang mampu menahan banjir rob di wilayah pesisir. Lalu bagaimana kondisinya di Indonesia?
Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 594 Tahun 2025 tentang Peta Mangrove Nasional Tahun 2024 luasan tutupan hutan mangrove eksisting di Indonesia sebesar 3.440.464 hektar. Sedangkan luas potensi habitat mangrove 769.824 hektar.
Berikut lima provinsi dengan hutan mangrove terluas di Indonesia.
1. Papua Selatan
Di urutan pertama ada Provinsi Papua Selatan. Provinsi yang baru berdiri sejak tahun 2022 ini memiliki luasan hutan mangrove mencapai 624.075 hektar.
Jaringan sungai yang cukup besar seperti Sungai Digul, Sungai Maro dan Sungai Bian menjadi habitat yang pas untuk mangrove. Selain itu, pengelolaan yang dilakukan oleh masyarakat adat membuat mangrove terus lestari.
2. Papua Barat
Selanjutnya masih di tanah Papua, dengan luas hutan mangrove eksisting seluas 326.593 hektar. Sama halnya dengan Papua Selatan, mangrove di Papua Barat sebagian besar dalam kondisi baik.
Mangrove di sini tersebar di wilayah pesisir seperti Teluk Bintuni, Teluk Berau, Sorong, Raja Ampat dan Fak-fak. Apalagi Teluk Bintuni dikenal sebagai kawasan mangrove terbesar dengan luasan sekitar 120.000 hingga 130.000 hektar.
Tentu kondisi ini juga dikarenakan garis pantai yang panjang serta perlindungan dari masyarakat adat.
3. Papua Tengah
Tanah Papua memang masih menyimpan luas hutan mangrove. Di urutan ketiga ada Provinsi Papua Tengah dengan luas sekitar 303.820 hektar.
Provinsi yang baru berdiri dengan Nabire memiliki tutupan mangrove yang luas di Kabupaten Mimika. Sebagian besar tumbuh di kawasan Muara Sungai Kamoro, Mimika Timur, dan Delta Ajkwa.
4. Kalimantan Timur
Di urutan keempat ada Provinsi Kalimantan Timur. Ibu Kota Negara yang baru ini memiliki luas hutan mangrove eksisting sekitar 240.870 hektar.
Meski selisih yang cukup jauh jika dibandingkan dengan tiga provinsi sebelumnya, namun Kalimantan Timur memiliki potensi luasan mangrove yang cukup besar sekitar 110.867 hektar.
Apalagi dengan adanya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) ditargetkan rehabilitasi seluas 2.000 hektar yang akan dilakukan lintas sektor
5. Riau
Di posisi terakhir ada Provinsi Riau yang memiliki hutan mangrove dengan luas 231.438 hektar tersebar di Bengkalis, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, Dumai, Pelalawan, Rokan Hilir, dan Siak.
Upaya restorasi di provinsi ini juga sedang masif dilakukan. Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) menargetkan rehabilitasi hingga 7.000 hektar hingga 2027. *







