Kalau kamu sering dengar berita tentang kebakaran hutan di Kalimantan, mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa sih ini terus terjadi setiap tahun?
Faktanya, ini bukan cuma karena satu faktor saja. Ada kombinasi kondisi alam, cuaca ekstrem, dan juga aktivitas manusia yang bikin kebakaran jadi lebih mudah muncul dan menyebar.
Yuk, kita bahas biar kamu lebih paham.
Penyebab Kebakaran Hutan di Kalimantan

Penyebab Kebakaran Hutan di Kalimantan
1. Lahan Gambut yang Mudah Terbakar
Sebagian besar hutan di Kalimantan itu berada di atas lahan gambut. Lahan gambut adalah tanah yang terbentuk dari tumpukan bahan organik seperti daun dan kayu yang membusuk selama ribuan tahun.
Masalahnya, gambut ini seperti “bahan bakar alami”.
Saat musim kemarau panjang, air di dalam tanah mengering. Begitu kering, gambut bisa terbakar bahkan dari dalam tanah. Api juga bisa merambat di bawah permukaan, jadi sulit banget dipadamkan. Makanya, sekali kebakaran terjadi, biasanya bisa berlangsung lama dan meluas.
2. Cuaca Ekstrem dan Pengaruh El Niño
Faktor berikutnya adalah cuaca.
Fenomena El Niño sering bikin musim kemarau jadi lebih panjang dari biasanya. Akibatnya, suhu naik, hujan jarang turun, dan kelembapan hutan menurun drastis.
Kondisi ini bikin daun, semak, dan rumput jadi sangat kering. Sedikit percikan api saja bisa langsung jadi kebakaran besar.Jadi, cuaca bukan cuma “pelengkap”, tapi ikut memperparah situasi.
3. Aktivitas Manusia yang Memicu Api
Selain faktor alam, manusia juga punya peran besar. Beberapa kebakaran terjadi karena:
- Pembukaan lahan dengan cara membakar
- Kelalaian saat beraktivitas di hutan
- Api kecil yang ditinggalkan begitu saja
Di lapangan, api dari aktivitas ini bisa cepat menyebar, apalagi kalau kondisi hutan sedang kering. Jadi, bukan cuma alam yang “menyulut”, tapi juga ulah manusia yang sering jadi pemicu awal.
Dampak Kebakaran Hutan

Kalau kebakaran hutan terjadi, dampaknya nggak cuma soal pohon yang terbakar saja. Efeknya bisa meluas ke alam, hewan, sampai kehidupan manusia sehari-hari. Bahkan, dampaknya bisa terasa dalam jangka waktu yang lama setelah api padam.
1. Dampak ke Tumbuhan
Kebakaran hutan bisa merusak banyak jenis tanaman, termasuk pohon-pohon khas Kalimantan seperti ulin dan meranti yang pertumbuhannya butuh waktu sangat lama.
Saat api meluas, banyak vegetasi yang hangus total. Hutan yang tadinya rimbun bisa berubah jadi lahan kering yang gersang. Kondisi ini bikin proses pemulihan alam jadi jauh lebih sulit, karena tanahnya juga ikut rusak dan kehilangan unsur hara penting.
2. Dampak ke Hewan
Bagi hewan, kebakaran hutan bisa jadi bencana besar. Hewan seperti orangutan, bekantan, hingga beruang madu kehilangan tempat tinggal dan sumber makanan mereka.
Banyak hewan tidak sempat menyelamatkan diri karena api menyebar sangat cepat, terutama untuk hewan kecil atau yang bergerak lambat. Sementara itu, hewan yang berhasil kabur sering kali masuk ke wilayah pemukiman warga karena habitatnya sudah hancur, dan ini bisa memicu konflik baru antara manusia dan satwa liar.
3. Dampak ke Manusia
Dampak yang paling cepat terasa oleh manusia biasanya adalah kabut asap. Asap tebal ini bisa mengganggu pernapasan dan menyebabkan penyakit seperti ISPA, batuk berkepanjangan, hingga memperburuk kondisi asma.
Selain kesehatan, aktivitas sehari-hari juga ikut terganggu. Sekolah bisa diliburkan, penerbangan tertunda, dan transportasi jadi tidak lancar karena jarak pandang menurun drastis. Dalam jangka panjang, kebakaran hutan juga bisa menurunkan pendapatan masyarakat karena pertanian dan aktivitas ekonomi ikut terdampak.
Kalau dilihat secara keseluruhan, kebakaran hutan bukan hanya masalah lingkungan, tapi juga masalah kesehatan dan kehidupan sosial yang saling berkaitan.
Kesimpulan
Jadi, kenapa mudah terjadi kebakaran hutan di Kalimantan? Jawabannya adalah kombinasi dari lahan gambut yang mudah terbakar, cuaca ekstrem seperti El Niño, dan aktivitas manusia yang sering memicu api.
Semua faktor ini saling berkaitan dan membuat kebakaran lebih sulit dikendalikan. Kalau kamu ingin ikut peduli, hal kecil seperti tidak membakar sampah sembarangan di area kering juga sudah sangat membantu menjaga lingkungan.
Kalau kamu mau ikut berkontribusi menjaga lingkungan dan memahami lebih banyak soal isu kebakaran hutan serta solusi berkelanjutan, kamu bisa baca berbagai artikel menarik lainnya di aksilingkungan.id.
Di sana kamu bisa menemukan banyak pembahasan seputar lingkungan, konservasi, hingga cara sederhana yang bisa kamu lakukan untuk ikut menjaga alam tetap lestari.(***)







