Aksilingkungan.id – Jika hidup kamu terasa monoton, mungkin sudah saatnya memulai sebuah langkah kecil yang akan berdampak besar. Memulai eco lifestyle mungkin bisa menjadi sebuah solusi dan akan mengubah cara kita melihat keseharian.
Eco lifestyle merupakan sebuah gaya hidup yang lebih menekankan pada pengurangan dampak negatif bagi lingkungan dan terfokus untuk keberlanjutan. Lalu apa saja yang dapat dilakukan dalam gaya hidup ini?
Mengurangi Plastik Sekali Pakai
Langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, hampir 20 persen atau sekitar 10,8 juta ton plastik berkontribusi terhadap sampah nasional.
Penggunaan tas belanja dari kain, penggunaan botol minum atau tumbler dan penggunaan tempat makan pribadi bisa menjadi salah satu faktor untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Apalagi tingkat daur ulang sampah secara nasional baru mencapai 22 persen.
Menggunakan Transportasi Ramah Lingkungan
Berjalan kaki, bersepeda dan menggunakan kendaraan umum menjadi sebuah gaya hidup yang bisa dilakukan untuk menunjang eco lifestyle.
Di Indonesia, penggunaan kendaraan pribadi tergolong masif. Berdasarkan riset yang dilakukan Katadata di tahun 2023, sekitar 69,1 persen orang Indonesia bekerja menggunakan kendaraan pribadi.
Tak ayal hal tersebut dapat berpotensi untuk menambah polusi di udara.
Hemat Energi di Rumah
Kita sering berpikir, membiarkan barang elektronik yang sudah tidak digunakan tetap menyala tidak akan berdampak besar. Namun, aksi kecil ini sebenarnya dapat memicu perubahan.
Misalkan mematikan lampu, AC dan alat elektronik yang sudah tidak digunakan bisa berdampak besar. Bukan hanya akan mengurangi biaya listrik yang perlu dibayarkan, tapi juga akan menghemat beban energi kita. Mengingat listrik di Indonesia 62 persen berasal dari batubara.
Memilah Sampah dan Mendaur Ulang
Memisahkan sampah organik dan anorganik sejak dari rumah akan berdampak besar. Menurut data KLHK tahun 2023, hanya sekitar 11-12 persen rumah tangga yang memilah sampah secara konsisten.
Selain itu kita bisa menjadikan sampah organik menjadi produk yang lebih bermanfaat sebagai kompos atau budidaya maggot. Atau kita juga bisa mendaur ulang sampah anorganik menjadi barang siap pakai seperti tas belanja.
Menanam di Rumah
Menanam pohon bisa menjadi sebuah pilihan. Jika kita tidak memiliki ruang yang cukup, kita bisa menanam sayur dengan cara hidroponik atau vertikultur.
Selain menanam sayur, kita juga bisa menanam bunga untuk mempercantik ruang atau buah pada pot untuk bisa kita konsumsi. Menanam pohon ini akan meningkatkan kualitas udara menjadi lebih baik, kadar oksigen yang lebih banyak dan mengurangi suhu panas di rumah.
Gaya hidup eco lifestyle bisa menjadi pilihan untuk hidup yang lebih menarik dan berkelanjutan. *







